A.
Definisi Penderitaan
Menurut kamus besar Bahasa
Indonesia artikata dari penderitaan adalah keadaan yg menyedihkan yg
harus ditanggung; penanggungan. Penderitaan berasal dari kata derita yang
artinya sesuatu yg menyusahkan yg ditanggung dl hati (spt kesengsaraan,
penyakit).
Gambar rakyat gaza yang mengalami penderitaan dalam
perang
B.
Definisi Siksaan
Menurut kamus besar Bahasa
Indonesia artikata dari siksaan adalah (1) hasil menyiksa; (2)
penderitaan (kesengsaraan) sbg hukuman: -- batin; -- dunia; (3) perlakuan yg
sewenang-wenang (spt menyakiti, menganiaya, dsb): dl sel itu dia menjalani --
yg berat.
Phobia
Sementara Phobia
adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau
kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk menjauhkan sesuatu yang ditakuti
itu.Bedanya sama rasa takut biasa adalah, hal yang ditakuti sebenarnya tidak
menyeramkan untuk sebagian besar orang. Phobia terjadi karena adanya faktor
biologis di dalam tubuh, seperti meningkatnya aliran darah dan metabolisme di
otak. Bisa juga karena ada sesuatu yang tidak normal di struktur otak. Tapi
kebanyakan psikolog setuju, phobia lebih sering disebabkan oleh kejadian
traumatis.
3 siksaan yang bersifat psikis
Siksaan yang sifatnya Psikis
misalnya kebimbangan, kesepian dan ketakutan.
Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak
dapatmenentukan pilihan mana yang akan diambil. Misalnya pada suatu saat apakah
seseorang yang bimbang itu pergi atau
tidak, siapakah kawannya yang akan pacar tetapnya. Akibat dari
kebimbangan seseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu, sehingga ia
merasa tersiksa dalam hidupnya saat itu. Bagi orang yang lemah berpikirnya,
masalah kebimbangan akan lama dialami,sehingga siksaan itu berkepanjangan.
Tetapi bagi orang yang kuat berpikirnya ia akan cepat mengambil suatu keputuan,
sehingga kebimbangan akan cepat dapat diatasi.
Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya
atau jiwanya, walaupun ia dalam lingkungan
orang ramai, kesepian ini tidak boleh dicampur adukkan dengan keadaan
sepi seperti yang dialami oleh
petapa atau biarawan yang tinggalnya
ditempat yang sepi. Tempat mereka memang sepi tetapi hati mereka tidak sepi.
Kesepian juga merupakan salah satu wujud dari siksaan yang dialami seseorang.
Gambar seorang wanita yang sedang kesepian
Seperti halnya kebimbangan,
kesepian perlu cepat diatasi agar seseorang jangan terus menerus merasakan
penderitaan batin, sebagai homo socius, seseorang perlu kawan, maka untuk
mengalahkan rasa kesepian orang perlu cepat macari kawan yang dapat diajak
untuk berkomunikasi. Pada umumnya orang yang dapat dijadikan kawan duka adalah
orang yang dapat mengerti dan menghayati kesepian yang dialami oleh
sahabatnya itu, selain mencari kawan,
seseorang juga perlu mengisi waktunya dengan suatu kesibukan,khususnya yang
dapat bersifat fisik, sehingga rasa kesepian tidak memperoleh tempat dan waktu
dalam dirinya.
Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang
mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada
tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Pada umumnya orang memiliki satu atau
lebih phobia ringan seperti takut pada tikus, ular, serangga dan lain
sebagainya. Tetapi pada sementara orang ketakutan itu sedemikian hebatnya
sehingga sangat mengganggu. Seperti pada kesepian, ketakutan dapat juga timbul
atau dialami seseorang walaupun lingkungannya ramai, sebab ketakutan merupakan
hal yang sifatnya psikis.
C.
Kekalutan Mental
Pengertian kekalutan mental
merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan
kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Saat mendapat
kekalutan mental berarti seseorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental
dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan oleh orang tersebut. Dengan mental yang
jatuh tersebut tak jarang membuat orang yang mengalami kejatuhan mental menjadi
tak waras lagi atau gila. Karena itu orang yang mengalami kejatuhan atau
kekalutan mental seharusnya mendapat dukungan moril dari orang-orang dekat di
sekitarnya seperti orangtua, keluarga atau bahkan teman-teman dekat atau
teman-teman pergaulannya. Hal tersebut dibutuhkan agar orang tersebut mendapat
semangat lagi dalam hidup.
Tahapan-tahapan gangguan
jiwa adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si
penderita baik jasmani maupun rohaninya.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif, yaitu
mundur atau lari, sehingga cara bertahan dirinya salah, pada orang yang tidak
menderita gangguan kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan
problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya.
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan
yang bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab timbulnya
kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
1. Kepribadian yang lemah
2. Terjadinya konflik sosial budaya
3. Cara pematangan batin,
Bentuk frustrasi antara lain
:
1. Agresi
2. Regresi
3. fiksasi
4. Proyeksi
5. Identifikasi
6. Narsisme
7. Autisme
Penderita kekalutan mental
banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
1. Kota-kota besar
2. Anak-anak usia muda
3. Wanita
4. Orang yang tidak berguna
5. Orang yang terlalu mengejar materi
D.
Penderitaan & Perjuangan
Penderitaan dikatakan
sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup, bahwa
manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, tetapi juga harus
merasakan penderitaan. Manusia juga harus optimis tiap mengalami penderitaan
tersebut. Katena penderitaan sebagaimana halnya hanya sebagai ujian dari yang
Maha Kuasa.
Pembebasan dari penderitaan
pada hakekatnya untuk meneruskan kelangsungan hidup. Caranya manusia tersebut
harus berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat
sekitar, dengan waspada dan disertai doa kepada Tuhan supaya kita bisa
terhindar dari segala bahaya dan malapetaka. Manusia hanya berencana tetapi
Tuhan juga yang menentukan. Kelalaian manusia bisa menjadi sumber dari segala
penderitaan tersebut. Penderitaan yang terjadi selain dialami sendiri oleh
orang yang bersangkutan, tetapi juga bisa dialamai oleh orang lain. Penderitaan
juga bisa terjadi akibat kelalaian orang lain atau penderitaan orang lain.
E.
Penderitaan dan Penyebabnya
Penderitaan yang terjadi
dalam kehidupan manusia bisa di sebabkan oleh perbuatan buruk yang di lakukan
oleh manusia. Perbuatan tersebut bisa menimbulkan derita bagi dirinya sendiri
maupun bagi orang lain. Derita yang di timbulkan merupakan nasib yang harus di
terima. Nasib tersebut hanya bisa kita sendiri yang menentukan. Penderitaan
bisa berakhir jika kita menghadapinya dengan ikhlas dan optimis.
Bagaimana jika kalian mengalami penderitaan? Apa yang
akan kalian lakukan untuk menghadapi dan menghentikan penderitaan tersebut?
Jika saya mendapati suatu
penderitaan yang pertama saya akan lakukanuntuk menghadapi dan menghentikan
penderitaan tersebut adalah berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, saya akan
meminta petunjuk dan pertolongan hanya kepada-Nya. Jadi selain berdoa, saya
juga akan membagi cerita penderitaan ke sahabat atau orang tua karna saya tau
saya tidak bisa menanggungnya sendiri. Jika penderitaan yang saya dapati masih
bisa saya selesaikan dengan cara saya sendiri saya akan menyelesaikan
penderitaan itu dahulu sebelum diceritakan ke sahabat atau orang tua.
Sumber:
http://artikata.com/arti-324968-derita.html
http://kamusbahasaindonesia.org/siksaan/mirip
http://www.definisikata.com/phobia.html
http://mahisaajy.blogspot.com/2011/02/3-siksaan-psikis-dan-pengertian.html
https://rachelbrena.wordpress.com/2012/04/09/kekalutan-mental/
http://reshairnia.blogspot.com/2011/06/hubungan-penderitaan-dan-perjuangan.html
http://alfinaoctora.blogspot.com/2011/05/penyebab-penderitaan.html


No comments:
Post a Comment